Tips Persiapan Menghadapi Ujian

ujianTips-tips persiapan untuk menghadapi ujian. Yuk disimak dan semoga bermanfaat ya!

1. Ciptakan Suasana Belajar yang Nyaman Ala Kamu

Tentu persiapan yang paling utama sebelum menghadapi ujian adalah belajar. Dalam melakukan persiapan ini, kamu harus menciptakan suasana yang nyaman dan tenang untuk belajar, agar tidak mengganggu konsentrasimu. Jangan sampai aktivitas belajar kamu mengganggu dan terganggu oleh pihak lain. Hal ini mengingat bahwa masing-masing diri kita memiliki gaya belajar sendiri-sendiri, nah kamu harus menyesuaikan dengan diri kamu sendiri ya! Misalnya, kamu bisa belajar di luar ruangan dengan suasana yang fresh dan tenang atau kamu bisa juga belajar sambil mendengarkan alunan musik yang sesuai dengan mood kamu sendiri.

2. Pilih Waktu Belajar yang Tepat dan Terencana

Tentu tidak semua orang mempunyai waktu belajar yang sama. Pilihlah waktu belajar yang tepat disesuaikan dengan ketersediaan waktu yang kamu miliki. Waktu belajar yang paling pas adalah pada saat tubuh kita masih segar. Biasanya saat pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh.

Selain memilih waktu belajar yang tepat, kamu juga harus merencanakan waktu belajar yang terstruktur. Waktu belajar yang sudah terencana dengan baik, harus dilakukan dengan konsisten lho ya! Misalnya, setelah belajar materi yang pertama, lanjut ke materi yang kedua. Selang istirahat dan makan, lanjut lagi materi yang ketiga.

Persiapkan dengan matang dari jauh hari sebelum waktu ujian akan lebih efektif daripada harus belajar sehari sebelumnya atau yang sering dikenal dengan SKS (Sistem Kebut Semalam). Fokuslah terlebih dahulu pada materi yang kurang dikuasai. Buatlah rencana waktu belajar yang realistis ya!

3. Belajar untuk Memahami Materi yang Diujikan

Untuk memahami materi yang akan diujikan, kamu harus rajin membaca materi-materi baru ataupun materi-materi yang sudah dipelajari. Buatlah target minimal membaca materi baru dua kali dalam sehari serta mengulang materi yang sudah dipelajari minimal satu kali dalam sehari. Adanya taerget untuk mengulang materi akan membuatmu lebih memahami terhadap materi yang akan diujikan.

Tips agar kamu mudah memahami materi yang akan diujikan adalah dengan menuliskan intisari atau kesimpulan dari setiap materi yang telah dibaca ulang. Temukan kata-kata kunci dalam materi tersebut. Kata-kata kunci akan berguna saat kita mengulang materi sebelum menghadapi ujian. Selain menemukan kata-kata kunci, kamu juga bisa membuat peta konsep, karena dengan adanya peta konsep akan menambah daya ingatmu terhadap materi yang sedang dipelajari.

4. Persiapkan Diri dengan Banyak Berlatih Mengerjakan Soal-soal

Salah satu persiapan paling efektif sebelum menghadapi ujian adalah menguasai berbagai tipe-tipe soal yang akan diujikan. Tentu sebelum mengerjakan berbagai tipe-tipe soal, kamu harus sudah mampu menguasai materi-materi yang akan diujikan ya!

Jika sudah menguasai materi dengan baik, kamu bisa melatih dirimu sendiri dengan memahami berbagai tipe soal. Kamu bisa membeli buku-buku prediksi soal-soal yang akan diujikan. Kerjakanlah soal-soal mengacu pada target yang telah kamu buat. Misalnya, dalam satu hari, kamu harus sudah mampu menguasai 10 tipe soal yang berbeda pada materi yang salam. Semoga sangat membantu!

5. Menjaga Kesehatan dan Harus Sarapan pagi

Terkadang banyak diantara kita yang melupakan waktu untuk beristirahat. Padahal, salah satu persiapan yang baik sebelum menghadapi ujian adalah istirahat, mengistirahatkan otak dan tubuh kita. Belajar yang diforsir dan terlalu memaksakan kapasistas otak dan tubuh sangatlah tidak baik. Oleh karena itu, istirahat disela-sela waktu belajar sangatlah baik untuk menghilangkan pikiran yang sudah suntuk. Setelah istirahat, tubuh akan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi-materi yang akan dipelajari selanjutnya untuk menghadapi ujian.

Selain beristirahat yang cukup, persiapan yang tidak kalah penting adalah sarapan pagi. Untuk menghadapi ujian, sangatlah diperlukan energi yang banyak untuk berpikir. Salah satunya dengan sarapan pagi sebelum ujian ya!

6. Adanya Persiapan Mental dan Harus Relaks

Jika materi ujian sudah kamu kuasai, maka persiapan mental (psikis) juga sangatlah penting. Kurangnya persiapan mental (psikis) akan menyebabkan ketidakpercayaan diri (pesimis) pada saat ujian. Tentu hal tersebut akan membuat konsentrasi kamu menjadi terpecah dan materi yang sudah dikuasa akan lupa pada saat ujian.

Kamu harus memastikan diri kamu sendiri relaks dan tidak terbebani. Ingat, rezeki sudah Tuhan yang mengatur. Tugas terpenting kamu adalah berusaha yang terbaik saat mengerjakan ujian. Percayalah, proses tidak pernah mengkhianati hasil.

7. Berdoa dan Mintalah Doa Restu dari Kedua Orang Tua

Selain itu, salah satu doa yang paling mujarab adalah doa dari kedua orang tua kepada anaknya. Mintalah restu kepada orang tua kamu agar dilancarkan menghadapi ujian. Hal ini dapat menjadi semangat dan menambah rasa percaya diri yang luar biasa bagi kamu. Semoga!

Itulah tujuh tips persiapan untuk mengahadapi ujian. Semoga bermanfaat!

Iklan

Atasi ‘bullying’ di media sosial dengan cara elegan

pengertian-sosial-mediaSetiap orang bebas berbicara di media sosial. Siapa saja dapat berkomentar apa saja, terhadap posting yang Anda buat. Ada yang berkomentar positif namun bukan berarti tidak ada yang berkomentar negatif atau mungkin malah cenderung menjatuhkan atau menyakiti Anda yang dikenal dengan sebutan perundungan atau bullying.

Bila Anda mengalaminya dan bingung bagaimana bersikap, berikut ini beberapa contoh respon dari para pesohor menanggapi kritikan atau bully pedas di bawah ini dapat Anda tiru!

Tunjukkan hasil yang telah Anda capai
Di-bully atau direndahkan atau sikap atau apa yang sedang berusaha Anda lakukan, seringkali memunculkan perasaan tersudut atau tidak mendapat dukungan. Tidak perlu ambil hati dan bersusah payah menjelaskan, Justin Bieber pun tidak pusing-pusing membuktikan apa yang dicemoohkan orang terhadapnya. Cukup menunjukkan badannya yang berotot dan indah di pagelaran fashion show, dapat membungkam para haters yang mencemoohnya. Misalnya saja Anda sedang berupaya diet lalu mendapatkan ejekan dari teman-teman Anda, tidak perlu bersusah payah menjelaskan atau merasa down. Cukup buktikan hasilnya bahwa Anda berhasil melakukan diet dengan mengunggah foto before-afterAnda. Dijamin hatersakan segera bungkam!

Cuek
Kenapa ambil pusing apa kata orang? Sikap ini disadari betul oleh para pesohor yang cukup akrab dengan para haters. Sadar betul risiko menjadi seorang artis yang akan selalu menjadi perhatian, beberapa artis lebih memilih ‘cuek’ tanpa menggubris komentar orang-orang yang tidak mengerti duduk permasalahan. Sikap seperti ini juga dapat Anda terapkan ketika banyak orang berkomentar negatif terhadap apa yang sedang Anda lakukan. Tidak perlu ambil hati dan cuek saja terhadap komentar negatif yang menyerang. Mereka bebas berkomentar, Anda juga bebas untuk menanggapi atau tidak.

Tertawakan komentar pedas mereka
Kuncinya adalah santai. Sekalipun Anda dihina, tanggapi dengan santai dan tertawakan saja. Jadikan itu sebagai lelucon tersendiri. Ingat saja, yang menghina pun belum tentu sempurna kok! Mereka saja yang mungkin menutup mata.

Ubah dari negatif menjadi positif
Jangan biarkan emosi Anda yang berbicara. Para haters akan merasa semakin senang jika berhasil membuat Anda marah dan tersinggung. Tanggapi saja dengan santai dan sesekali membalas komentar mereka dengan gaya yang santai. Bahkan kalau perlu, Anda bisa mendoakan mereka yang menghujat Anda.

Bangga menjadi diri sendiri
Cintai diri Anda sendiri, sebelum meminta orang lain mencintai Anda. Dengan menghargai diri dan merasa nyaman dengan hidup Anda, para haters pun tidak akan lama-lama menghinggapi Anda.

7 Tips Agar Tetap Dekat dengan Anak Meski Orangtua Sibuk Bekerja

2952781c-istock_000013121324small1Masa perkembangan anak tidak akan terulang kedua kalinya, oleh karena itu sebagai orangtua kita perlu memperhatikan perkembangan anak di masa pertumbuhannya. Apalagi anak masih dalam masa golden age, yakni di usia 0-6 tahun. Pada masa itu anak menyerap berbagai hal mulai dari yang dilihat, didengar atau dirasakan.

Berikut ini adalah tips yang perlu Ayah bunda lakukan jika sibuk bekerja:

1. Waktu berkualitas bersama keluarga

Berikanlah kualitas yang baik saat Anda bersama dengan anak. Kebutuhan anak bukan hanya makan atau pakaian tetapi anak juga perlu diberikan kasih sayang, dipeluk, dicium, dan diperhatikan. Saat bersama dengan anak, usahakan jauhkan diri kita dari gadget atau TV. Luangkan waktu bersama anak mulai dari bercerita bersama, bercanda, olahraga bersama. Ajak anak berwisata ke tempat yang mereka sukai sehingga ia tetap merasakan bahwa Anda begitu peduli dan sayang pada buah hati.

2. Waktu khusus untuk anak

Sesibuk-sibuknya orangtua, anak tetap membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tua. Minimal 1 jam dalam sehari, Anda perlu meluangkan waktu bagi anak, sekadar mendengarkan cerita dari anak, keluhan mereka, dan siap membantu anak bila anak membutuhkan bantuan.

3. Menemani anak bermain

Dunia anak adalah bermain, jangan lewatkan saat-saat kebersamaan untuk bermain dan berkomunikasi, misalnya saat anak sedang sibuk bermain Anda bisa mendekatinya serta mengajak bicara sambil menemani anak bermain. Jangan biarkan anak terlalu sering datang kepada Anda, namun orangtua yang perlu berusaha untuk lebih sering datang kepada anak.

Baca juga  :  Dunia Anak adalah Dunia Bermain

4. Dukung Minat Anak

Anak yang sering ditinggal biasanya lebih sering mengeluh atau bersikap manja. Jangan abaikan keluhan mereka. Anda perlu mendengarkan segala keluhan mereka. Bila keluhan mereka berupa harapan, tetaplah dengarkan. Anda tidak harus selalu mengabulkan permintaan mereka. Terkadang mereka hanya membutuhkan perhatian Anda. Hal yang lebih penting adalah pahami kebutuhan mereka. Misalnya, anak menyukai suatu bidang tertentu, dukung Minat anak dengan memberikan anak kesempatan untuk belajar hal yang disukainya.

Baca juga  :  Mengembangkan Minat Anak Sejak Dini

5. Tetap terbuka

Perjuangan Ayah bunda dalam menjaga kedekatan dengan anak akan terlihat dari sikap keterbukaan anak pada Anda. Bila anak sudah mulai tertutup dan kurang bisa bersikap jujur apa adanya, orangtua perlu introspeksi diri. Setelah itu Anda perlu berjuang kembali, agar anak bisa dekat kembali dengan Anda. Dengan kata lain, Anda harus lebih aktif mengajak anak berbicara. Jangan biarkan anak sibuk dengan dunianya sendiri.

6. Jangan melampiaskan masalah pada anak

Anak-anak adalah pribadi yang sangat sensitif. Maka berusahalah untuk menggunakan kata-kata yang baik dalam berkomunikasi dengan anak. Perhatikan pula nada bicara anda. Anak-anak bisa menjadi “down” saat orang tua menanggapi pertanyaan anak dengan nada yang kurang menyenangkan atau pun terlihat ogah-ogahan. Apabila orangtua memiliki masalah di pekerjaan maka jangan lampiaskan kemarahan itu pada anak di rumah.

7. Berikan pengertian tentang pekerjaan Anda

Anak-anak terkadang tidak memahami apa yang Anda lakukan di luar rumah, alhasil mereka suka membanding-bandingkan Anda dengan orangtua temannya. Anda harus mampu menjelaskanlah alasan Anda sering meninggalkan rumah, yaitu untuk bekerja. Jelaskan kepada anak tentang pekerjaan Anda, mengapa Anda butuh bekerja, apa yang terjadi bila Anda tidak bekerja, dan lain-lain.

Besarkan hati anak agar mereka bisa menerima keadaan dan yang tidak kalah penting Anda perlu membuat kesepakatan dengan anak tentang kapan Anda bisa menemani anak, kapan Anda akan mengajak anak liburan, kapan Anda akan meluangkan waktu menelepon anak dari tempat Anda bekerja, dan lainnya.

Ayah bunda, Anda pun perlu memahami pribadi anak dan perkembangan kepribadian anak. Dengan memahami kepribadian anak, Anda akan semakin tahu bagaimana Anda harus memperlakukan atau mendidik buah hati Anda. Jangan biarkan anak merasa sendiri atau kesepian di rumah karena Anda terlalu sibuk bekerja. Jangan pula memperlihatkan wajah lelah Anda kepada anak, walaupun Anda baru saja bekerja keras.

Tips Persiapkan Anak untuk Masuk Sekolah Pertama Kali

hsksBeberapa tips sederhana di bawah ini bisa Anda berikan untuk menggambarkan kehidupan sekolah yang akan dihadapi sang anak. Apa saja?
1. Jelaskan Tentang Kegiatan Sekolah
Anak mungkin akan bertanya-tanya, kegiatan apa saja yang akan mereka lakukan saat berada di sekolah. Untuk memberikan bayangan mengenai sekolahnya, Anda bisa menceritakan hal apa saja yang busa dan tidak bisa mereka lakukan saat berada di sekolah.
Mulai dari bertemu dengan teman baru, guru kelas, sampai pelajaran apa saja yang akan ia terima. Jelaskan dengan paparan sederhana yang disertai dengan gambar, agar anak lebih mudah memahami maksud dari penjelasan Anda.

2. Tingkatkan Rasa Percaya Diri dan Keberanian Anak
Untuk mampu bersosialisasi dengan baik, tingkatkan kepercayaan diri anak dengan membiasakan mereka bertemu orang banyak tanpa selalu bergantung orang tuanya. Misalnya saat berada di supermarket, Anda bisa menyuruh anak bertanya pada karyawan mengenai letak produk yang ingin dibeli.
Rasa percaya diri yang terbentuk akan berpengaruh pada sikap sosialisasi yang dimiliki sang anak. Keberanian anak pun akan meningkat dengan sendirinya.

3. Ajarkan Anak Mengenai Sosialisasi
Jika sudah percaya diri, kemudian ajarkan anak mengenai pentingnya bersosialisasi. Anda harus menjelaskan betapa pentingnya mempunyai teman yang banyak saat berada di sekolah.
Ajarkan pula mengenai etika yang baik dalam berteman, baik dengan teman sebaya atau teman yang lebih tua. Stimulasi anak dengan membiasakan mengucapkan kata-kata yang sopan agar mereka mampu berkomunikasi dengan baik.

4. Mengunjungi Sekolah Anak
Untuk membuat anak cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya, ajak mereka berkunjung ke sekolah sehari sebelum hari pertama dimulai. Kenalkan anak pada sekolah yang akan menjadi tempatnya menempuh pendidikan.
Selain itu, Anda juga bisa buat anak menjadi lebih familiar terhadap lingkungan sekolahnya dengan mengenalkan ruang kelas, kantin, taman bermain atau bangunan lain yang berdiri di sekeliling sekolah.

5. Yakinkan Anak Jika Sekolah adalah Tempat yang Menyenangkan
Mungkin masih ada beberapa anak yang merasa takut untuk pergi ke sekolah di hari pertama. Usir ketakutan dan keraguan anak dengan meyakinkan mereka jika sekolah bukanlah tempat yang mengerikan. Ceritakan hal yang seru terkait kegiatan sekolah atau karakter teman yang akan mereka temui saat berada di sekolah. Ungkapkan keseruan lainnya yang bisa membuat bayangan anak mengenai sekolah berubah menjadi tempat belajar yang menyenangkan.

6. Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah
Sediakan waktu untuk mengantar anak ke sekolah. Berikan semangat kepada anak yang baru pertama kali bersekolah.
Mengantar anak di hari pertama sekolah adalah cara terbaik untuk meningkatkan kepercayaan diri sang anak. Jangan lupa memeluk atau mencium anak untuk meyakinkan jika sekolah akan membuatnya tenang dan nyaman.
Jika perlu, antarkan anak sampai ke ruang kelasnya dan tunggu anak sampai ia mendapatkan tempat duduk. Semangati diri mereka agar mampu berkenalan dengan teman barunya.

8 Cara siswa untuk memuliakan guru

teacher-and-students-in-the-classroom-illustration_1308-1123

Cara sederhana seorang siswa untuk menghargai dan memuliakan gurunya :
1.Mengucapkan salam atau menyalami guru saat berjumpa langsung dengan guru
2.Menghindari tindakan  maupun ucapan yang mungkin menyinggung perasaan guru ketika mengikuti pembelajaran atau di lingkungan sekolah
3.Berusaha mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik, tidak mengganggu proses pembelajaran dan menaati aturan belajar.
4.Mengerjakan instruksi belajar dan menghindari perbuatan dan tindakan yang mengganggu proses belajar.
5.Mendengarkan dengan baik ketika guru memberi nasehat maupun menegur kesalahan yang dilakukan siswa.
6.Menyampaikan dengan baik pertanyaan, pendapat, saran dan usul maupun sesuatu yang kurang berkenan di hati siswa.
7.Mendoakan guru agar tetap sehat dan bersemangat mengajar di ruang kelas.
8.Tidak membicarakan kekurangan/kelemahan guru di tempat umum

Demikian 8 cara yang perlu dilakukan siswa untuk memuliakan guru. Mudah-mudahan yang sederhana tersebut dapat diterapkan oleh siswa

Kiat menjadi pelajar sukses dan berprestasi

Kiat menjadi pelajar sukses dan berprestasi
93f54a2b114daa1f450779831a0d0745
 
Membangun sikap percaya diri
Kesuksesanmu ditentukan oleh dirimu sendiri, bukan orang lain. Oleh karena itu, ketika kamu ingin sukses kamu harus bisa membangun sikap percaya diri terlebih dahulu. Percayalah pada kemampuanmu bahwa kamu pasti bisa menaklukkan rintangan-rintangan yang akan menghampirimu di perjalanan menuju kesuksesan.
 
Punya keinginan kuat untuk mendapat nilai tambah
Untuk menunjang kesuksesanmu kamu perlu memiliki suatu kelebihan. Kamu hanya perlu berlebih sedikit dibanding orang lain. Untuk itu, kamu dituntut untuk belajar lebih giat lagi agar bisa mengungguli yang lain. Selain belajar kamu juga bisa meningkatkan bakat sosial, karena tidak ada kesuksesan tanpa bantuan orang lain.
 
Belajar aktif dan serius
Namanya juga pelajar, kegiatan utamanya tentu belajar. Sebaik-baik cara belajar adalah belajar efektif lagi serius. Ketika jam pelajaran belajarlah dengan perhatian penuh, ketika istirahat boleh deh bermain. Tempatkanlah sesuatu dengan sebagaimana mestinya, sebab dengan begitu kamu telah menghargai sesuatu itu.
 
Ada 3 kecerdasan yang perlu kamu bangun agar menjadi seorang pelajar yang sukses, yaitu intelegensi, emosi dan spiritual. Ketiga-ketiganya harus sejalan. Intelegensi diperoleh dari kegiatan belajar di sekolah, emosi dari pergaulan dan spiritual adalah kedekatan dengan Tuhan. Ketika kamu bisa menyeimbangkan ketiga itu, maka kesuksesan tidak akan segan untuk menghampirimu. Selamat berjuang.

EDUTRIP Homeschooling Kak Seto Surabaya di LAPAN Pasuruan

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang penelitian dan pengembangan kedirgantaraan dan pemanfaatannya. Empat bidang utama LAPAN yakni penginderaan jauh, teknologi dirgantara, sains antariksa, dan kebijakan dirgantara.

EDUTRIP Homeschooling Kak Seto Surabaya di LAPAN Pasuruan adik adik belajar  dan FUNGSI Dalam mengemban tugas pokok di atas LAPAN menyelenggarakan fungsi-fungsi :

  1. Penyusunan kebijakan nasional di bidang penelitian dan pengembangan sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, dan penginderaan jauh serta pemanfaatannya;
  2. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, dan penginderaan jauh serta pemanfaatannya;
  3. Penyelenggaraan keantariksaan;
  4. Pengoordinasian kegiatan fungsional dalam pelaksanaan tugas LAPAN;
  5. Pelaksanaan pembinaan dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan LAPAN;
  6. Pelaksanaan kajian kebijakan strategis penerbangan dan antariksa;
  7. Pelaksanaan penjalaran teknologi penerbangan dan antariksa;
  8. Pelaksanaan pengelolaan standardisasi dan sistem informasi penerbangan dan antariksa;
  9. Pengawasan atas pelaksanaan tugas LAPAN; dan
  10. Penyampaian laporan, saran, dan pertimbangan di bidang penelitian dan pengembangan sains antariksa dan atmosfer, teknologi penerbangan dan antariksa, dan penginderaan jauh serta pemanfaatannya.